Pelayaran di Indonesia di laut Timor

Indonesia memliki perairan laut yang begitu luas. Dimulai sejak zaman abad pertengahan yang digunakan unutk jalur perdagangan, tranportasi dan sekarang juga menjadi wisata perairan dengan berbagai destinasi.

Bagaimana selengkapnya tentang pelayaran yang berada di Indonesia ini?

Simak Ulasan kami sebagai berikut ini.

Laut Timor

Kami berlayar dari Laut Arafura Australia dan melalui Laut Timor Indonesia menuju Laut Flores. Pada hari-hari awal pelayaran laut, ini adalah bagian dari tujuh lautan, perairan yang mempesona di ujung dunia di mana rempah-rempah tertiup angin. Mengarungi mereka berarti Anda telah berlayar sejauh mungkin dari Barat yang kelabu dan tenang. Anda telah mencapai tanah mistik naga.

Sebagai catatan, ada lebih dari tujuh lautan—jumlahnya mendekati 100. Tapi perairan Indonesia memang terasa berbeda. Dan bukan hanya angin sepoi-sepoi yang beraroma cengkeh, ombak besar yang lambat atau perahu nelayan warna-warni yang membungkuk tinggi yang menukik dekat untuk melihat katamaran 40 kaki kami, Ceilydh. Mungkin jika kita terbang ke Bali dengan pesawat, rasa eksotisnya akan lebih halus. Tapi kami berlayar ke Kupang, sebuah pelabuhan di mana jumlah kunjungan kapal asing setiap tahun hanya mencapai ratusan (ketika kami tiba Oktober lalu kami nomor 675) dan hari-hari diselingi oleh azan muazin.

Pada pagi pertama kami di Kupang, kami check in menggunakan agen yang telah melambai kami turun dari pantai. Cerita tentang cobaan check-in tiga dan empat hari meyakinkan kami bahwa menyewa bantuan mungkin bukan ide yang buruk. (Putri kami yang berusia 13 tahun, Maia, dan saya harus tetap berada di kapal sementara suami saya, Evan, mengunjungi kantor demi kantor.) Iman kami (dan $60) tidak salah tempat—setelah petugas bea cukai naik ( kami menyajikan jus dingin dan kotak lemon dan dia mencari alkohol di botol minyak zaitun kami) Evan dan agen kami membuat rekor waktu mengunjungi empat kantor (satu dua kali) dan membuat lusinan fotokopi. Pada akhirnya kami resmi masuk. Indonesia adalah milik kami untuk dijelajahi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.